_Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Bumi
Pembentukan planet bumi

Lukisan mengenai kelahiran Tata Surya.
Material paling awal yang ditemukan di Tata Surya berusia
4,5672±0,0006 miliar tahun.
[166] Dengan demikian, Bumi diperkirakan terbentuk akibat
akresi yang terjadi pada masa itu. Sekitar
4,54±0,04 miliar tahun yang lalu,
[24] Bumi primordial diperkirakan telah terbentuk.
Pembentukan dan evolusi Tata Surya terjadi bersamaan dengan Matahari. Secara teori,
nebula surya memisahkan volume
awan molekul akibat keruntuhan gravitasi, yang mulai berputar dan berpencar di
cakram sirkumstelar, dan kemudian planet-planet terbentuk bersamaan dengan bintang. Nebula mengandung gas, serat es, dan
debu (termasuk
nuklida primordial). Menurut
teori nebula,
planetesimal mulai terbentuk sebagai
partikulat akibat
penggumpalan kohesif dan gravitasi. Proses pembentukan Bumi primordial terus berlanjut selama 10–
20 juta tahun kemudian.
[167] Bulan terbentuk tak lama sesudah pembentukan Bumi, sekitar
4,53 miliar tahun yang lalu.
[168]
Pembentukan
Bulan masih diperdebatkan oleh para ilmuwan. Hipotesis yang disepakati menjelaskan bahwa Bulan terbentuk akibat
akresi materi yang terlepas dari Bumi setelah objek seukuran Mars bernama
Theia bertubrukandengan Bumi.
[169] Meskipun demikian, hipotesis ini dianggap tidak konsisten. Menurut hipotesis ini, massa Theia adalah 10% dari massa Bumi,
[170] yang bertubrukan dengan Bumi dalam tabrakan sekilas,
[171] dan sebagian massa Theia menyatu dengan Bumi. Sekitar 3,8 dan 4,1 miliar tahun yang lalu, hantaman sejumlah besar
asteroid menyebabkan perubahan besar pada lingkungan permukaan Bulan yang berlubang-lubang dan lebih besar dari permukaan Bumi.
Sejarah geologi
Lautan dan atmosfer Bumi terbentuk akibat aktivitas
vulkanis dan
pelepasan gas, termasuk
uap air.
Lautan terbentuk karena proses kondensasi yang dipadukan dengan penambahan es dan air yang dibawa oleh
asteroid,
protoplanet, dan
komet.
[172] Menurut
hipotesis saat ini, "
gas rumah kaca" atmosferik menjaga agar lautan tidak membeku saat Matahari hanya memiliki tingkat
luminositas sebesar 70%.
[173] 3,5 miliar tahun yang lalu, medan magnet Bumi terbentuk, yang melindungi atmosfer dari serangan
angin surya.
[174] Kerak terbentuk saat lapisan luar Bumi yang cair
berubah bentuk menjadi padat akibat pendinginan setelah uap air mulai terkumpul di atmosfer. Hipotesis lainnya
[175]menjelaskan bahwa massa daratan telah stabil seperti saat ini,
[176] atau mengalami pertumbuhan yang cepat
[177] pada awal
sejarah Bumi,
[178] yang diikuti oleh penstabilan wilayah benua dalam jangka panjang.
[179][180][181] Benua terbentuk akibat
tektonik lempeng, proses yang secara berkelanjutan menyebabkan berkurangnya panas pada interior Bumi. Dalam
skala waktu yang berlangsung selama ratusan juta tahun, superbenua telah terbentuk dan terbelah sebanyak tiga kali. Sekitar 750 juta tahun yang lalu, salah satu superbenua paling awal yang diketahui,
Rodinia, mulai terpisah. Benua yang terpisah kemudian membentuk
Pannotia (600-540 juta tahun yang lalu) dan
Pangaea, yang juga terpecah pada 180 juta tahun yang lalu.
[182]
Periode
zaman es dimulai sekitar 40 juta tahun yang lalu, dan kemudian meluas pada masa
Pleistosen sekitar 3 juta tahun yang lalu. Wilayah yang terletak pada
lintang tinggi telah mengalami siklus glasiasi dan pencairan es berkali-kali, yang berulang setiap 40-100.000 tahun. Glasiasi benua terakhir terjadi 10.000 tahun yang lalu
[183]